Kabupaten Malang,— Mahasiswa Program Studi S1 Pariwisata bersama dosen Universitas Negeri Malang melaksanakan pelatihan bahasa Inggris bagi pelaku wisata di kawasan Ekowisata Clungup Mangrove Conservation atau CMC Tiga Warna, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan komunikasi bahasa asing dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan, termasuk dalam menyampaikan informasi mengenai destinasi dan aturan konservasi kawasan pesisir.
Pelatihan bertujuan membekali pengelola wisata dan masyarakat lokal dengan keterampilan komunikasi dasar bahasa Inggris yang relevan dengan aktivitas pariwisata. Kegiatan ini juga diarahkan untuk mendukung peningkatan kompetensi masyarakat, penguatan pelayanan wisata berkelanjutan, serta penyampaian pesan konservasi kepada wisatawan.


Kegiatan dilaksanakan pada Jumat, 17 April 2026. Materi pelatihan mencakup ungkapan untuk menyambut wisatawan, memperkenalkan destinasi, memberikan informasi mengenai aktivitas wisata, menjelaskan aturan konservasi, dan memandu wisatawan di kawasan ekowisata. Proses pembelajaran dilakukan melalui penyampaian materi, latihan percakapan, praktik langsung, serta simulasi pelayanan wisata. Kegiatan melibatkan 31 anggota tim pengelola CMC Tiga Warna.
Melalui kegiatan tersebut, pelaku wisata memperoleh kesempatan untuk mempelajari dan mempraktikkan kosakata serta percakapan dasar yang dapat digunakan dalam pelayanan wisata. Simulasi juga membantu peserta memahami penggunaan bahasa Inggris dalam situasi praktis, khususnya saat menyambut wisatawan, memberikan petunjuk, dan menyampaikan aturan selama berada di kawasan konservasi. Namun, data mengenai jumlah peserta penerima manfaat dan hasil evaluasi peningkatan kemampuan masih perlu dilengkapi agar capaian kegiatan dapat diukur secara lebih objektif.


Program ini berkontribusi terhadap SDG 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya peningkatan keterampilan yang relevan dengan dunia kerja; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam pariwisata berkelanjutan; serta SDG 14: Ekosistem Lautan, melalui penguatan kemampuan pelaku wisata dalam mengomunikasikan pesan konservasi pesisir dan laut. Dosen pendamping Elya Kurniawati, S.T.P., S.E., M.M., Ph.D., dan Annisa Ramadhanty, S.Tr.Par., M.Par., berharap pelatihan serupa dapat dilanjutkan secara berkala dengan materi yang lebih aplikatif dan evaluasi kemampuan peserta yang terukur.
