Davao City, Filipina — Perwakilan mahasiswa dan dosen pembimbing Program Studi Pariwisata Universitas Negeri Malang yang mengikuti PILOT-HRT mobility phase 2 yang diselenggarakan oleh University of the Immaculate Conception mengunjungi Museum Davao sebagai bagian dari eksplorasi budaya lokal.

Kunjungan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat sejarah dan identitas masyarakat Davao melalui berbagai koleksi yang ditampilkan, mulai dari artefak budaya, pakaian tradisional, hingga dokumentasi perkembangan kota dari masa ke masa.

Melalui penjelasan yang tersedia di setiap bagian museum, mahasiswa dapat memahami bagaimana keberagaman etnis dan budaya membentuk karakter Davao sebagai salah satu kota penting di Filipina. Hal ini menjadi pengalaman yang berbeda karena mahasiswa dapat melihat langsung representasi budaya tersebut.

Selain sebagai sarana edukasi, kunjungan ke museum ini juga membuka perspektif mengenai pentingnya pelestarian warisan budaya sebagai bagian dari daya tarik wisata. Museum tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan sejarah, tetapi juga sebagai media interpretasi yang dapat meningkatkan pengalaman wisatawan.

Dengan mengunjungi Museo Dabawenyo, menambah pemahaman bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya bertumpu pada keindahan alam, tetapi juga pada kekuatan cerita dan nilai budaya yang dimiliki suatu destinasi.