
Malang – Program Studi S1 Pariwisata Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang (UM) menerima rombongan Universiti Teknologi Malaysia melalui Outreach Summer Camp Program pada 27 Agustus–3 September 2025. Kunjungan inbound ini memperkuat jaringan internasional dan mengintensifkan orientasi global fakultas dalam dua tahun terakhir.
Kegiatan itu diinisiasi untuk membuka peluang kolaborasi multidisiplin pada bidang pariwisata, budaya, lingkungan, dan arsitektur. Rangkaian program mencakup kunjungan ke Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Kampung Warna Warni, Kampung Heritage Kayutangan, CMC Tiga Warna, Desa Wisata Pujon Kidul, Situs Ngawonggo, serta Kawasan Eduwisata Kampus UM.
Di kampus, peserta mengikuti tur praktik green tourism, melihat proses pengelolaan sampah menjadi produk siap pakai di lokasi pengolahan, meninjau sistem pemanenan air hujan di basement Gedung Rektorat, serta berkunjung ke Museum Pembelajaran. Kegiatan ini sekaligus menjadi laboratorium lapangan untuk penerapan konsep keberlanjutan.
“Fakultas Ilmu Sosial mendorong dosen dan mahasiswa agar semakin terbuka pada kolaborasi internasional dalam bidang pendidikan dan penelitian,” ujar Dr. Ari Sapto, M.Hum., Dekan Fakultas Ilmu Sosial. Pernyataan tersebut menegaskan komitmen UM dalam memperkuat kapasitas akademik dan riset bersama mitra luar negeri.
Pertemuan akademik dan praktik lapangan ini juga dimaknai sebagai langkah strategis menuju Inbound Mobility Program 2025 yang mendukung implementasi beberapa target SDGs, khususnya pendidikan berkualitas, air bersih dan sanitasi, konsumsi-produksi bertanggung jawab, serta kemitraan global. Selain memperluas jejaring, kolaborasi diharapkan memberi dampak nyata bagi sivitas akademika dan masyarakat lokal melalui transfer ilmu dan inovasi pengelolaan pariwisata berkelanjutan.